Prevalensi Ketidakcukupan Konsumsi Pangan

Persentase penduduk Kabupaten Berau yang mengonsumsi energi dari makanan di bawah kebutuhan energi minimum (Minimum Dietary Energy Requirement/MDER) untuk hidup sehat dan aktif, terhadap jumlah seluruh penduduk, pada periode tertentu.

Data and Resources

Additional Info

Field Nilai
Sumber Dinas Pangan
Last Updated November 3, 2026, 00:41 (UTC)
Dibuat November 3, 2026, 00:41 (UTC)
Cakupan Kabupaten
Cara Pengumpulan Data Kompilasi Produk Administrasi
Frekuensi Tahunan
Interpretasi Semakin rendah nilai PoU, semakin baik kondisi ketahanan pangan, karena semakin sedikit penduduk yang kekurangan konsumsi energi. Kenaikan nilai menunjukkan bertambahnya proporsi penduduk yang rentan kelaparan kronis, yang dapat dipicu oleh penurunan daya beli, kenaikan harga pangan, atau ketimpangan konsumsi.
Jadwal Rilis Februari
Keluaran LPPD
Klasifikasi Penyajian Kabupaten Berau
Konsep PoU mengukur kelaparan kronis, yaitu kondisi ketika sebagian penduduk secara terus-menerus mengonsumsi pangan dalam jumlah yang tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan energi minimum bagi hidup normal, aktif, dan sehat. Konsep ini mengikuti metodologi FAO dan dipakai sebagai indikator SDGs 2.1.1.
Metode/Rumus Perhitungan Konsumsi energi penduduk diasumsikan mengikuti distribusi statistik (umumnya lognormal atau skew-normal) yang ditentukan oleh DEC dan CV. PoU adalah peluang konsumsi energi berada di bawah MDER: PoU = P(x < MDER) = ∫ f(x | DEC, CV) dx, dari 0 sampai MDER Untuk distribusi lognormal: σ = √ln(CV² + 1) μ = ln(DEC) − σ²/2 PoU = Φ [ (ln(MDER) − μ) ÷ σ ] × 100% Keterangan: Φ adalah fungsi distribusi kumulatif normal baku.
Nama Kegiatan Statistik Kompilasi Data Penyusunan Indeks Ketahanan Pangan Kabupaten Berau
No. Romantik K-25.6405.008
Penanggung Jawab Program (Bidang) Bidang Ketersediaan dan Kerawanan Pangan Dinas Pangan
Penanggung Jawab Program (Jabatan) Kepala Bidang Konsumsi dan Penganekaragaman Pangan
Periode Input Data Tahun
Referensi / Sumber Data RPJMD (IKD)
Satuan Persen
Sifat Data Terbuka
Ukuran Persentase
Urusan Pangan
Variabel Pembentuk 1. Rata-rata konsumsi energi per kapita per hari (Dietary Energy Consumption/DEC), dalam kkal/kapita/hari 2. Koefisien variasi (CV) konsumsi energi antarpenduduk 3. Kebutuhan energi minimum (MDER), dihitung dari struktur umur dan jenis kelamin penduduk, tinggi badan, dan tingkat aktivitas fisik ringan 4. Data konsumsi pangan rumah tangga dari Susenas yang dikonversi ke energi 5. Data struktur penduduk menurut umur dan jenis kelamin